Lingkungan Sekolah Diduga Jadi Lokasi Transaksi Narkoba, Warga Pertanyakan Komitmen Polres Langkat

KULITINTANEWS.COM, LANGKAT โ€” Keresahan masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba jenis sabu-sabu di sekitar lingkungan SD Negeri 056612 Pasar Batu, Jalan Pasar Batu, Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, mulai memuncak.

Sejumlah warga mengaku aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba tersebut berlangsung di sekitar lingkungan sekolah dan dinilai sangat mengganggu kenyamanan serta aktivitas belajar mengajar.

Warga juga menyebut lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba tersebut tidak terlalu jauh dari Mapolres Langkat.

“Kurang lebih dapat ditempuh sekitar 10 menit dari Polres Langkat menuju ke lokasi ini, Bang,” ungkap seorang warga.

Menanggapi keresahan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Stabat, Iptu Suprianto, S.H., mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi yang disampaikan masyarakat.

Hal senada disampaikan Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Amrizal Hasibuan, S.H., M.H. Ia memastikan informasi tersebut akan segera ditindaklanjuti.
“Siap Bang, kita segera tindak lanjuti,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, Kanit Idik II Satresnarkoba Polres Langkat, Iptu Adi Arifin, S.H., M.H., berkomunikasi dengan pihak yang memberikan informasi guna memperoleh keterangan lebih detail terkait dugaan pelaku maupun lokasi yang dimaksud.

Namun, berdasarkan keluhan warga, hingga berita ini ditulis aktivitas yang diduga sebagai transaksi narkoba tersebut disebut masih berlangsung.

Bahkan, Kepala Dusun Ampera 1 disebut turut membenarkan adanya keresahan warga. Informasi tersebut juga telah disampaikan melalui layanan Call Center 110 agar mendapat penanganan dari pihak kepolisian.

Meski demikian, warga mengaku belum melihat adanya tindakan nyata yang dapat menghentikan aktivitas yang mereka duga berkaitan dengan peredaran narkoba tersebut.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum, khususnya jajaran Polres Langkat dan Polsek Stabat, dapat lebih serius menindaklanjuti laporan tersebut, terlebih karena lokasi yang dipersoalkan berada di sekitar lingkungan sekolah.

Warga menilai pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dengan menerima laporan dan menyampaikan janji penindakan, tetapi harus dibuktikan melalui langkah konkret di lapangan.

“Bukan sekadar janji, melainkan bukti nyata dalam memerangi narkoba,” ketus seorang warga.(PG)