7 Warga Dikabarkan Meninggal Karena Banjir, Arrahmaan: Informasi Terakhir 4 Orang

KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Medan, Arrahmaan Pane, mengatakan warga Kota Medan yang meninggal dunia karena banjir 27 November 2025 kemarin sebanyak 4 orang.

“Memang Pak Wali sempat menyebut ada 7 orang. Namun setelah dicek, ternyata 3 orang lagi meninggal karena riwayat penyakitnya, jadi hanya 4 orang yang memang benar-benar meninggal karena banjir, baik itu tenggelam ataupun terseret arus,” ucap Amon saat dikonfirmasi, Selasa (02/12/2025).

Dijelaskannya, data warga yang meninggal itu berdasarkan laporan kewilayahan ke Tata Pemerintahan (Tapem) Kota Medan.

“Dari Tapem diteruskan ke kita (Diskominfo), dan data terakhir itu 4 orang yang meninggal dunia. Untuk datanya sebentar saya cek dulu, karena tadi nama dan alamatnya belum ada,” jelasnya.

Sementara Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, mengaku pihaknya tidak memiliki data terkait warga yang meninggal dunia akibat banjir.

“Untuk data kita tidak ada, karena fokusnya kemarin hanya evakuasi dan penyelamatan. Coba tanya ke kewilayahan, mereka pasti punya datanya, karena dilaporkan ke Tapem. Info terakhir yang saya dengar juga 4 orang yang meninggal dunia, tapi tidak tau di mana alamatnya,” katanya.

Ucapan yang sama juga disampaikan Kadinsos Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, saat dikonfirmasi terkait data warga yang meninggal.

“Setau saya yang dibilang Pak Wali semalam itu 7 orang meninggal dunia, tapi datanya juga belum ada sampai ke kita,” katanya.

Disinggung apa tindaklanjut Dinsos Medan terhadap warga yang meninggal, Khoiruddin mengaku bahwa data-data tersebut nanti akan diajukan ke Kementerian Sosial (Kemensos) untuk diberikan santunan.

“Kita sifatnya hanya memfasilitasi, kalau dari Dinsos Kota Medan itu tidak ada bantuan. Makanya ini masih kita tunggu datanya agar secepatnya diajukan,” pungkasnya.(Rob)