KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Sebanyak 12 orang jemaah haji Sumatera Utara (Sumut) yang meninggal dunia akan mendapatkan asuransi dari pengelola yang bekerja sama, yaitu Jasa Mitra Abadi (JMA) Mulia Syariah sebagai hak jemaah.
Ketua Panitia Persiapan Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Ahmad Qosbi, menjelaskan jemaah haji reguler yang meninggal bukan kecelakaan, akan diberikan asuransi 100 persen Bipih sesuai embarkasi.
“Jemaah yang cacat tetap total akibat kecelakaan diberikan asuransi yang telah ditetapkan, maksimal 100 persen Bipih sesuai embarkasi,” katanya, Senin (16/06/2025).
Asuransi jemaah haji mulai berlaku sejak keberangkatan dari embarkasi medan hingga kembali ke Indonesia atau debarkasi.
“Klaim asuransi akan diurus oleh ahli waris jemaah haji yang meninggal dunia, dilakukan setelah proses pemulangan jemaah selesai. Ahli waris silakan melengkapi dokumen, seperti surat keterangan kematian, fotokopi identitas jemaah yang wafat, mencetak database Siskohat jemaah haji reguler yang meninggal,” ucapnya.
Diketahui, sebanyak 11 jemaah haji yang meninggal dunia di tanah suci dan 1 lainnya di Sumut sesaat setelah mendarat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang.
Adapun 12 orang jemaah haji Debarkasi Medan yang meninggal berasal dari Labuhanbatu Selatan sebanyak 1 orang, Medan 3 orang, Padangsidimpuan 1 orang, Mandailing Natal 1 orang, Padanglawas 1 orang, Deli Serdang 2 orang, Padanglawas Utara 1 orang, dan Serdang Bedagai 1 orang.
Adapun daftar jemaah haji yang wafat tersebut, adalah:
1. Adam Chairuddin berusia 51 tahun kloter 16. Berasal dari Kabupaten Labuhanbatu Selatan, wafat tanggal 22 Mei 2025 pukul 03.55 WAS.
2. Marsahala Siregar berusia 73 tahun, kloter 8. Berasal dari Kota Medan, wafat tanggal 29 Mei 2025 pukul 14.30 WAS.
3. Damri Mgr Somalap berusia 65 tahun, kloter 1. Berasal dari Padangsidimpuan, wafat tanggal 3 Juni 2025 pukul 23.15 WAS.
4. Hasanah Sarpin berusia 73 tahun, kloter 10. Berasal dari Kabupaten Mandailing Natal, wafat tanggal 7 Juni 2025 Pukul 03.24 WAS.
5. Masrul Elvi Lubis berusia 66 tahun, kloter 21. Berasal dari Kota Medan, wafat tanggal 6 Juni 2025 pukul 22.04 WAS.
6. Doharni Harahap berusia 70 tahun, kloter 18. Berasal dari Padanglawas, wafat tanggal 9 Juni 2025 pukul 4.00 WAS.
7. Sanusi Siagian berusia 80 tahun, kloter 02. Berasal dari Kabupaten Deli Serdang, wafat tanggal 5 Juni 2025 pukul 06.00 WAS.
8. Aimuddin Kanuddin Parinduri berusia 61 tahun, kloter 2. Berasal dari Kabupaten Deli Serdang, wafat tanggal 10 Juni 2025 pukul 10.59 WAS.
9. BGD Kadudukon berusia 74 tahun, kloter 23. Berasal dari Kabupaten Padanglawas Utara, wafat tanggal 9 Juni 2025 pukul 15 WAS.
10. Juwaeni Hardjo Suwandi berusia 63 tahun, kloter 14. Berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai, wafat tanggal 15 Juni 2025 pukul 18.15 WAS.
11. Kosiri Ningsih Casdari berusia 63 tahun, kloter 11. Berasal dari Kota Medan, wafat tanggal 15 Juni 2025 pukul 8.45 WAS.
12. Nurmalis Ujung berusia 54 tahun, kloter 4. Berasal dari Kabupaten Deli Serdang, wafat tanggal 16 Juni 2025 pukul 03.50 WIB.(Red*)













