KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Niat hati ingin membayar cicilan pinjaman di Transpacific Finance di Komplek Tomang Elok Medan, sepeda motor milik Diana Rahayu melayang. Pasalnya, salah satu oknum pekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembiayaan tersebut, diduga menggelapkan sepeda motor sang debitur.
Hal itu diceritakan oleh Diana kepada awak media ini, Kamis (17/07/2025) malam. Ia bercerita bahwa sepeda motor Yamaha Lexi BK 2500 AKB warna hitam miliknya diduga digelapkan oleh salah satu karyawan Transpacific Finance.
“Kejadiannya Senin (07/07/2025) siang lalu bang. Waktu itu saya hendak membayar pinjaman saya yang ke empat, karena sudah nunggak satu bulan. Jadi, saya mau bayar dua bulan sekalian untuk pembayaran cicilan ke empat dan ke lima, disaat itu saya bawa sepeda motor saya ke kantor saat pembayaran,” ungkap Diana.
Naas, salah seorang karyawan meminta kunci dan STNK sepeda motor Diana dengan beberapa alasan. Tidak menaruh curiga, Diana pun memberikan kunci dan STNK sepeda motor miliknya.
“Namanya Rizky Adrian Sikumbang, tiba-tiba meminta kunci dan STNK sepeda motor saya dengan alasan ingin melihat nomor mesin. Karena saya tidak ada curiga dan saya juga tahu dia adalah karyawan, saya berikan saja lah kunci dan STNK itu. Saya tunggu hingga beberapa jam, dia (Rizky-red) tidak juga mengembalikan kunci dan STNK sepeda motor saya,” kesalnya.
Setelah itu, Diana diduga dipaksa untuk menandatangani surat persetujuan penarikan sepeda motor miliknya tersebut.
“Anehnya, saya malah disuruh tanda tangan surat persetujuan penarikan sepeda motor. Saya tolak lah, karena saat saya tanya untuk apa saya tanda tangan surat itu, dia dengan enteng menjawab aman bu biar semua beres,” paparnya.
Dirinya berharap agar pihak kepolisian menangkap para pelaku penggelapan sepeda motor nya itu.
“Saya minta bapak Polisi dalam hal ini Polrestabes Medan dan Polda Sumut segera menangkap pelaku. Karena ini merupakan perbuatan kkrimina,” harapnya.
Seperti diketahui, Diana melakukan peminjaman uang sebesar Rp12 juta dengan jaminan BPKB sepeda motor Yamaha Lexi BK 2500 AKB warna hitam miliknya, pada bulan Februari 2025 lalu, dengan tenor 18 Bulan. Namun, pada saat cicilan ke empat tepatnya di bulan Juni, Diana sempat menunggak dan hendak melakukan pembayaran cicilan ke empat dan ke lima, Senin (07/07/2025) lalu, sepeda motornya diduga digelapkan oleh oknum karyawan Transpacific Finance.
Terpisah, saat awak media ini melakukan konfirmasi terkait insiden tersebut, gagal mendapatkan keterangan dari karyawan yang terkesan cuek dan menutup diri untuk memberikan keterangan resmi atas insiden tersebut.(Mul)













