Fasilitas Tak Memadai, SDN 155696 Aek Nadua Butuh Rehabilitasi Ruang Belajar

KULITINTANEWS.COM, TAPTENG – Salah satu faktor pendukung keberhasilan dunia pendidikan agar terciptanya suasana nyaman, dengan terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana yang layak pakai. Hal itu masih jauh dari harapan, karena masih ada fasilitas Gedung Bangunan Sekolah (GBS) yang memprihatinkan yang belum tersentuh bantuan pemerintah dinas terkait.

Salah satunya, Gedung SD Negeri 155696 Aek Nadua Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Kepala SDN 155696 Aek Nadua M. Marbun S.Pd berharap kepada Bupati Tapteng melalui Dinas Pendidikan dapat memberikan bantuan rehab bangunan sekolah maupun sarana dan prasarana dalam menunjang pendidikan.

Sebab katanya, ada beberapa gedung sekolah yang sudah mulai rusak dan rapuh, sehingga membutuhkan renovasi dan perbaikan.

“Saat ini sekolah kami sangat membutuhkan bantuan perbaikan atau rehabilitasi sarana dan prasarana khususnya ruang belajar, karena kondisi atap sekolah banyak yang sudah rusak, sehingga ketika anak-anak belajar kurang nyaman. Selain perbaikan ruang belajar, gedung perpustakaan perlu juga di bangun dan fasilitas belajar seperti lab komputer, mobiler, kursi, meja dan lemari,” ungkap M.Marbun kepada awak media ini, Jum’at (25/07/2025).

Dengan adanya sarana dan prasarana yang memadai sebagai penunjang pembelajaran, peserta didik akan lebih terbantu dalam proses pembelajaran, dengan kondisi sarana dan prasarana yang baik juga akan membuat peserta didik termotivasi dalam pembelajaran yang lebih bermakna dan menarik.

“Jadi, kami sangat berharap Kepada Bupati Bupati Tapteng melalui Dinas Pendidikan agar secepatnya dapat terealisasi sekolah kami,” ujarnya penuh harap.

Lanjutnya ia mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan usulan perbaikan rehab ruangan gedung dan berbagai fasilitas pendukung tapi belum terealisasi.

“Mudah-mudahan secepatnya direalisasikan usulan kami. Sebab anak-anak SDN 155696 Aek Nadua juga mempunyai hak yang sama dengan anak-anak lainnya untuk mendapatkan pendidikan layak,” tutupnya.(Sinto)