Begal Kembali Marak, DPRD Medan Minta Kepolisian Tingkatkan Patroli Malam Hari

KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Sempat hilang berbulan-bulan, aksi kejahatan jalanan (begal) kembali marak di Kota Medan. Sejak awal bulan Oktober 2025 hingga hari ini, tiga aksi begal sudah terjadi dua kali.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi, meminta pihak kepolisian untuk lebih meningkatkan patroli malam hari. Pasalnya, aksi kejahatan jalanan itu selalu terjadi saat malam menjelang pagi hari.

“Keamanan masyarakat adalah bagian utama yang harus dijamin. Makanya kita minta kepolisian kembali mengaktifkan patroli malam secara berkala guna mempersempit dan menutup ruang bagi pelaku kejahatan,” ucap Fauzi saat diwawancarai, Kamis (16/10/2025).

Fauzi meyakini Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mampu menekan angka kejahatan di Kota Medan.

“Meski baru menjabat sebagai Kapolrestabes Medan, beliau (Kombes Calvijn) bukan orang baru di Kota Medan. Beberapa jabatan strategis di jajaran Polrestabes Medan hingga Polda Sumut pernah didudukinya. Kinerja dan prestasinya juga sudah terbukti. Makanya kita yakin aksi begal ini bisa diberantas,” katanya.

Selain menciptakan keamanan, Fauzi juga mendorong pihak kepolisian agar memberi tindakan tegas kepada pelaku begal yang tak segan-segan melukai korbannya.

“Terkadang korbannya driver ojek online (ojol), sedih kita melihatnya. Sepeda motor yang dipakai untuk mencari nafkah malah diambil paksa begal. Dan rata-rata pelaku itu membawa senjata tajam (sajam). Maknya kita harap l pelakunya ditindak tegas,” tegasnya.

Begitu juga dengan narkoba, Fauzi berharap dengan pengalaman yang dimiliki Kombes Calvijn, peredaran narkoba di Kota Medan bisa diberantas habis.

“Pengungkapan beliau saat menjabat Direktur Narkoba Polda Sumut juga termasuk fantastis. Kita harap prestasi itu bisa dibawa dan diterapkan di Polrestabes Medan. Sebab hampir setiap Sosper dan Reses keluhan soal narkoba selalu kita dengar. Bahkan peredarannya sudah menyentuh pelajar. Ini menjadi tugas kita bersama agar permasalahan narkoba bisa diberantas habis di Kota Medan,” pungkas pria yang duduk di Komisi I DPRD Kota Medan ini.

Untuk diketahui, Putri Lestari menjadi korban keganasan begal di Jalan Sutrisno, Kecamatan Medan Area, pada Jumat 10 Oktober 2025 kemarin. Sehari berselang, seorang pelajar berinisial FAA juga menjadi korban begal saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman.(Rob)