KULITINTANEWS.COM, NIAS UTARA – Peningkatan struktur jalan dari Desa Teo’lo menuju Desa Harefa Kecamatan Tugala Oyo Kabupaten Nias Utara Tahun anggaran 2024 Lalu yang di Kerjakan oleh CV UTAMA, hingga sampai saat ini terus di kerjakan oleh rekanan walaupun sudah habis tahun anggaran 2024.

Pantauan awak media ini di lapangan, Jum’at (21/02/2025, pekerjaan pembangunan jalan dari Desa Teolo Menuju Harefa terus di buru pekerjaan nya oleh rekanan dengan menggerakkan alat berat dan mobil-mobil pengangkut bahan material.
Salah seorang warga yang di temui awak media di Desa Harefa bermarga Zalukhu mengaku sangat kecewa melihat lama nya pengerjaan pembangunan jalan tersebut dari bulan Juli 2024 hingga akhir tahun, progres pengerjaan masih diangka 30% dengan pekerjaan base dengan volume sekitar 1,5 Km.
“Awal bulan Januari 2025 baru di kerjakan pengaspalan kurang lebih sekitar 200 meter dan hingga sampai saat ini terus mereka kerjakan,” ungkapnya sambil menunjuk alat berat yang sedang melakukan pelebaran jalan dan mobil Dumtruk yang sedang mengangkat bahan material.
Terkait belum selesai nya pekerjaan Peningkatan Stuktur jalan dari Desa Teo’lo menuju Desa Harefa, sementara tahun anggaran 2024 telah selesai, Kadis PUPR Kabupaten Nias Utara Onahia Telaumbanua saat di konfirmasi, Jum’at (21/02/2025) mengatakan, kegiatan Teo’lo – Harefa DAK TA 2024, masih proses penyelesaian tidak putus kontrak.
“Pertimbangan kenapa tidak di putus kontrak adalah manfaat dan fungsi serta ketentuan yang berlaku dan telah diberikan kesempatan penyelesaian kepada rekanan untuk melewati tahun anggaran dengan konsekwensi pengenaan denda,” paparnya.
Beberapa tokoh masyarakat berinisial TZ yang di wawancarai wartawan di lokasi pembangunan merasa kecewa atas proyek pekerjaan pembangunan jalan dari Teolo-Harefa ini yang terkesan asal jadi, berpesan agar wartawan dan LSM melaporkan kegiatan pembagunan tersebut kepada APH.
“Kalau bisa, jangan di Pulau Nias ini di laporkan, kalau ada jaringan langsung ke KPK. Saya siap mejadi saksi bila diperlukan. Saya juga berharap kepada Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu yang baru di lantik oleh presiden agar jangan memakai rekanan ini lagi untuk pekerjaan pembangunan di Nias utara,” harapnya.(Yason)













