KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Harga komoditas gabah di tingkat petani Sumatera Utara mengalami penurunan masing-masing 9,23 persen secara m-to-m dan 6,47 persen secara year-on-year.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Asim Saputra menyampaikan bahwa harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani saat ini Rp6.093,- per kg.
“Sementara harga gabah kering giling (GKG) juga turun 8,54 persen secara m-to-m sehingga saat ini harganya Rp6.498,- per kg,” ujarnya Kamis (17/10/2024).
Di sisi yang sama harga rata-rata GKP di tingkat penggilingan saat ini ditransaksikan Rp6.225,- per kg dan juga mengalami penurunan 8,45 persen. Sedangkan harga GKG berkisar Rp6.789,- per kg.
“Untuk harga terendah GKP petani ditransaksikan Rp5.800,- per kg di wilayah Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara dengan kualitas Varietas Mekongga sedangkan kualitas varietas Inpari-32 terjadi di Kecamatan Siantar dan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun,” jelasnya.
Lanjut Asim, harga tertinggi terjadi pada gabah kualitas GKG dan GKP varietas lokal Sipulo Raja di daerah Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara dengan harga Rp6.800,- per kg.
“Walaupun harga gabah turun, nilai tukar petani pada September 2024 mengalami kenaikan 0,97 persen dibanding Agustus 2024,” ucapnya.(Red*)













