KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Pemko Medan kembali menggelontorkan anggaran sebesar Rp4,7 miliar untuk membeli kebutuhan warga yang terdampak banjir. Anggaran yang berasal dari Biaya Tak Terduga (BTT) Pemko Medan itu kini sudah masuk ke kas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan.
“Iya benar, sudah kita terima hari Minggu kemarin dananya. Secepatnya akan kita proses agar bantuan bisa langsung diberikan,” ucap Kepala BPBD Medan, Yunita Sari, saat dikonfirmasi, Rabu (10/12/2025).
Dijelaskannya, anggaran sebesar Rp4,7 miliar tersebut diperuntukkan untuk membeli 3 item, yakni kasur Palembang sebanyak 5.000 buah, kain sarung 3.000 buah dan tikar 3.000 buah.
“Untuk prosesnya penunjukkan langsung, makanya langsung diproses. Dalam kondisi bencana memang diperbolehkan penunjukkan langsung karena kondisi darurat, warga juga sudah sangat membutuhkan. Kalau pakai tender dan lewat e-katalog tentu akan memakan waktu,” jelasnya.
Yunita mengatakan, setelah semua barang bantuan selesai dibeli, pihaknya akan menyerahkan ke masing-masing kecamatan untuk langsung dibagikan kepada warga yang terdampak banjir.
“Untuk pendataan itu ada di kewilayahan, tanggungjawab penuh pembagian ada di sana, karena kewilayahan yang tahu pasti siapa-siapa saja warganya yang terdampak. Meski begitu kontrol dan pengawasan tetap juga dilakukan bersama-sama. Nanti ada juga bantuan lainnya dari yayasan, namun kita belum tahu apa barangnya. Jadi nanti kita serahkan sekali semua,” katanya.
Lanjut Yunita, anggaran yang diterima pihaknya ini merupakan BTT tahap II, setelah BTT tahap I sebesar Rp1,1 miliar untuk membeli makan warga di pengungsian sudah selesai dilakukan pada tanggal 2-9 Desember 2025.
“Untuk makan sudah selesai kegiatannya semalam dan tidak diperpanjang. Saat ini kita fokus memberi bantuan keperluan masyarakat mengingat banjir sudah surut. Kan banyak barang-barang yang terendam, oleh karena itu kita bantu berupa alat tidur dan selimut,” pungkasnya.(Rob)













