Pemeliharaan Jalan Lotu – Awa’ai Telan Anggaran 6 Miliar Lebih Terlihat Asal Jadi, Komisi III DPRD Nias Utara Diminta Turun Lapangan

KULITINTANEWS.COM, NIAS UTARA – Pemerintah Kabupaten Nias Utara dibawah kepemimpinan Amizaro Waruwu dan Yusman Zega pada tahun 2024 mengalokasikan anggaran cukup besar untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan jalan dari Kota Kabupaten Nias Utara (Lotu) menuju Awa’ai Kecamatan sitolu öri yang mana sumber anggaran pemeliharaan jalan tersebut dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp6.839.444.000,- dibawah kendali Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Nias Utara.

Namun sangat di sayangkan pekerjaan pengaspalan jalan tersebut diduga hanya cara pemborong mendapatkan keuntung yang begitu besar.

Pasalnya, aspal hotmix dan jenis pekerjaan tambahan yang baru satu bulan selesai dikerjakan sudah rusak. Akibatnya, hal tersebut mengganggu para pengguna jalan terkhusus para ASN yang hendak bertugas di Kabupaten Nias Utara.

Kadis PUPR Kabupaten Nias Utara, Onahia Telaumbanua ketika dihubungi awak media ini melalui pesan WhatsApp nya, Kamis (16/01/2025) menjelaskan bahwa proyek pengerjaan pemeliharaan jalan Lotu – Awa’ai tersebut masih dilanjutkan oleh rekanan dari CV Cemara Indah.

“Masih belum di PHO, sehingga berlanjut pada bulan Januari ini,” ungkapnya.

Namun, pantauan awak media ini, belum ada tanda-tanda pengerjaan dari pihak rekanan terhadap proyek tersebut.

Terpisah, Asal Satu Zega salah seorang masyarakat Kabupaten Nias Utara penggiat anti Korupsi kepada kulitintanews.com meminta anggota DPRD Kabupaten Nias Utara agar segera turun lapangan untuk melihat langsung hasil kerja rekanan terhadap proyek pengerjaan pemeliharaan jalan tersebut.

“Khususnya Komisi III DPRD Kabupaten Nias Utara kita minta agar segera turun lapangan melihat langsung hasil kerja rekanan yang terkesan asal jadi. Sehingga tidak sia-sia uang negara yang telah dialokasikan di Kabupaten Nias Utara dan tidak menjadi lahan korupsi bagi rekanan-rekanan yang suka mencuri uang rakyat,” tegasnya.(Yason)