KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Jembatan Titi gantung Yang Berada di Kelurahan Kota bangun pada tanggal 28 oktober 2026 hingga akhir Desember 2026 ditutup sementara, sehubungan dengan adanya perbaikan jembatan yang akan dibuat menjadi permanen sehingga dapat membuat para pengendara untuk kedepannya akan lebih mudah untuk melalui perjalanan dengan melawati jembatan tersebut.
Sebelumnya kondisi jembatan lama dilaporkan mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan pengguna.
“Sangat berbahaya memang bang berjalan dijembatan ini, yang mana sudah sangat miring, besinya juga suda bnyak hilang, apalagi kalau air sungai naik, waduh sangat ngeri bang melalui jembatan tersebut,” ujar salah satu warga kepada awak media saat di konfirmasi.
Berdasarkan informasi pembangunan yang dibahas dalam rapat koordinasi di Kantor Lurah Kota Bangun pada tanggal 21 Oktober 2026, jembatan penghubung dari jalan Speksi menuju jalan Protokol Yos Sudarso di lingkungan VI dan jalan Sersan Usman lingkungan IV direncanakan dibangun secara permanan menggunakan konstruksi beton bertulang
Sebelumnya, jembatan gantung Kota Bangun menjadi perhatian setelah mengalami kerusakan parah saat terjadi banjir besar pada tahun 2025 lalu. Wali Kota Medan Rico Waas sempat meninjau langsung lokasi pada tanggal 16 Desember 2025 dan menginstruksikan penguatan sementara karena kondisi jembatan dinilai tidak aman digunakan.
Rencana pembangunan permanen ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang setiap hari menggukan akses jembatan tersebut
Pembangunan jembatan juga menjadi kebutuhan penting bagi warga, karena jalur itu mendukung aktivitas ekonomi, perjalanan bekerja dan kegiatan sehari-hari masyarakat
Selama proses pengerjaan pembangunan masyarakat diminta bersabar, namun pelaksana proyek juga diharapkan menyelesaikan kerjaan sesuai target akhir Desember 2026 dengan tetap memperhatikan mutu konstruksi dan keselamatan disekitar lokasi.(Red*)













