FMIPA USU Perkuat Jejaring Global melalui Sumatran Biosphere Summer Course 2026

KULITINTANEWS.COM, MEDAN — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) terus memperluas kiprah akademiknya di tingkat internasional melalui penyelenggaraan Sumatran Biosphere Summer Course 2026. Program yang berlangsung pada 5–13 Oktober 2026 ini mengangkat tema “From Fungal Ecology to Wildlife Conservation and Biotechnology”.

Kegiatan tersebut menjadi wadah pembelajaran lintas negara yang mengintegrasikan pengembangan ilmu pengetahuan, pertukaran pengalaman akademik, konservasi keanekaragaman hayati, serta pemanfaatan bioteknologi secara berkelanjutan.

Berlangsung secara hibrida, program ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan peserta dari berbagai latar belakang. Rangkaian kegiatan mencakup kuliah pakar, diskusi ilmiah, observasi lapangan, pertukaran budaya, kompetisi fotografi ilmiah, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Dekan FMIPA USU, Prof. Dr. Miswar Budi Mulya, S.Si., M.Si., dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa program ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan ilmiah sekaligus membangun jejaring internasional.

Kolaborasi yang dikembangkan diharapkan dapat mendorong kemajuan riset di bidang biodiversitas, ekologi, mikrobiologi, virologi, fisiologi tumbuhan, dan pengembangan produk berbasis bahan alam.

Penyelenggaraan program ini juga mendukung upaya internasionalisasi pendidikan di USU, termasuk pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Program (IKP).

Kerja sama dengan berbagai mitra menjadi salah satu fondasi pelaksanaannya, antara lain Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Chulalongkorn University, Thailand, Yayasan Ekosistem Lestari (YEL), dan PanEco, Swiss.

Ketua Panitia, Dr. Cheryl Grace Pratiwi Rumahorbo, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan dirancang untuk mempertemukan berbagai perspektif keilmuan dan memperluas pengalaman belajar peserta.

Kehadiran narasumber nasional maupun internasional memberikan kesempatan untuk mendalami berbagai topik, mulai dari ekologi dan evolusi, enzim fungi, bioteknologi, bioremediasi, genetika, hingga biologi molekuler.

Salah satu narasumber yang berkontribusi adalah Prof. Dr. Hunsa Punnapayak dari Chulalongkorn University, Thailand, yang membagikan pengetahuan di bidang bioteknologi tumbuhan dan mikrobiologi industri.

Direktur Direktorat Kerja Sama dan Internasionalisasi USU, Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP&E., MPH., Sp.Par.K., turut menghadiri pembukaan kegiatan. Kehadiran pimpinan universitas dan fakultas memperlihatkan dukungan terhadap pengembangan program akademik internasional yang berorientasi pada kolaborasi berkelanjutan.

Selain memperkuat hubungan akademik, kegiatan ini juga membawa pembelajaran ke tengah masyarakat melalui agenda lapangan di kawasan Aek Batu, Huta Tiga, Kabupaten Simalungun, serta pengabdian kepada masyarakat di Sipolha.

Empat program studi di FMIPA USU, yakni Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika, mengambil bagian dalam kegiatan tersebut melalui pendekatan keilmuan yang beragam. Program yang dilaksanakan mencakup penanaman pohon untuk konservasi ekosistem, pelatihan pengukuran dasar bagi siswa, edukasi pemilahan sampah, serta pembelajaran matematika berbasis permainan.

Wakil Dekan III FMIPA USU, Liana Dwi Sri Hastuti, S.Si., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap program ini dapat memperkuat hubungan akademik internasional serta membuka peluang penelitian bersama, pertukaran akademik, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Sumatran Biosphere Summer Course 2026, FMIPA USU menegaskan komitmennya untuk membangun pendidikan tinggi yang terhubung dengan jejaring global, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi pelestarian biodiversitas Sumatera dan pemberdayaan masyarakat.(Rel*)