KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Menanggapi pemberitaan atas penanganan kasus dugaan perjudian di Heaven7 Club & KTV, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumut ambil sikap. Kepada wartawan, pihaknya menegaskan akan melakukan aksi di Polrestabes Medan.
“Sempat digerebek dan beberapa orang sudah di tangkap pada penggerebekan tersebut, akan tetapi sampai saat ini belum di ketahui siapa tersangkanya. Kami sangat menyayangkan sikap tidak transparan nya aparat penegak hukum dalam hal ini Polrestabes Medan,” ungkap Ketua GMNI Sumut Paulus Peringatan Gulö, S.H., M.H., kepada wartawan, Selasa (24/12/2024) sore.
Ia menduga Kapolrestabes Medan sengaja menutupi kasus ini guna melindungi tempat hiburan malam tersebut.
“Menurut kami Kapolrestabes Medan diduga sengaja menutupi kasus ini agar tempat hiburan malam ‘Heaven7’ tetap beroperasi dengan baik tanpa gangguan,” jelasnya Ketua GMNI Sumatera Utara tersebut.
Bahkan, ia menegaskan akan melakukan aksi Besar-besaran di depan Polrestabes Medan.
“GMNI Sumatera Utara akan menyuarakan ketidak transparansi ini dan akan melakukan aksi besar-besaran didepan Polrestabes Medan,” pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Polrestabes Medan melakukan penggerebekan di Heaven 7 Club & KTV yang terletak di Jalan Abdullah Lubis Kota Medan, Minggu (15/12/2024) lalu, dikabarkan 3 orang diamankan oleh pihak kepolisian. Meski beberapa kali dilakukan konfirmasi terkait kelanjutan atas kasus tersebut, Kapolrestabes Medan Kombes Gidion dan Kasat Reskrim Kompol Jamakita Purba enggan berkomentar.(Red*)













