KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah I Medan memprediksi, harga kelapa saat ini akan bertahan hingga Ramadhan nanti.
“Kesediaan kelapa masih ada, namun harganya relatif tinggi, apalagi karena faktor tingginya permintaan dari konsumen,” kata Ketua KPPU Wilayah I, Ridho Pamungkas, Senin (10/02/2025).
Lanjutnya, kelapa bukan komoditas bahan pokok, sehingga harga diserahkan kepada mekanisme pasar.
“Tidak ada acuan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk kelapa, penjual yang menentukan,” ucapnya.
Ridho menjelaskan, berdasadkan hasil survei yang dilakukan KPPU Wilayah I Medan, kenaikan hadga kelapa sangat dipengaruhi faktor cuaca.
Cuaca yang tidak mendukung mengakibatkan produksi kelapa turun, selain distribusinya lebih banyak ke pabrik.
Selain itu, naiknya harga kelapa juga merupakan dampak dari permintaan ekspor yang tinggi.
Meski begitu, KPPU Wilayah I mengaku belum menemukan adanya penimbunan.
“Untuk komoditi pangan seperti kelapa umumnya dipengaruhi suplay and demand. Sangat jarang ada pelaku usaha yang dapat mengatur harga dengan menahan pasokan,” ujarnya.(Rob)













