KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menegaskan pihaknya akan memeriksa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan guna menghindari adanya keterlibatan dalam praktik judi online (judol).
“Judol ini tidak pandang bulu, mau ASN, masyarakat biasa, semua bisa terjerumus. Kalau sudah terjerumus, hancur lah semuanya. Kejadian Camat Medan Maimun ini bukti nyatanya. Kita semua harus belajar, makanya akan diperiksa semua nanti agar tidak ada lagi ASN yang terlibat judol,” tegasnya, Kamis (29/01/2026).
Dikatakan Zaki, pemeriksaan keterlibatan para ASN di lingkungan Pemko Medan dari praktik judol bertujuan untuk membina dan mencegah para ASN dari bahaya judol.
“Harus ada pencegahan agar tidak sampai terjerat bahaya judol, jangan sampai kecanduan dan terjerumus. Caranya bagaimana, ya diperiksa, dicegah dari sekarang,” katanya.
Terkhusus kasus yang menjerat Almuqarrom Natapradja, Zaki menyebut hingga saat ini Inspektorat Kota Medan masih melakukan pemeriksaan.
“Pemeriksaan masih terus berlanjut. Tentu ada sanksi tegas, makanya kita lihat nanti hasil pemeriksaannya,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Camat Medan Maimun, Almuqarrom Natapradja, terjerat kasus penyalahgunaan KPPD sebesar Rp1,2 Miliar. Almuqarrom diketahui menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk bermain judi online.(Rob)













