Didemo Terkait Pajak Reklame, Agha Novrian: Tidak Ada Oknum AK di Bapenda Medan

KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M Agha Novrian, menegaskan bahwa tidak ada pegawai Bapenda Medan berinisial AK yang disebut-sebut memanipulasi pajak reklame.

“Setelah mendengar ada demo di depan Balai Kota semalam, saya langsung memerintahkan untuk segera dicek. Hasilnya memang tidak ada pegawai yang bernama Akim alias AK yang bertugas di bidang reklame ampun kordinator lapangan,” ucap Agha, Rabu (28/01/2026).

Agha mengatakan, nama Akim alias AK juga kemungkinan bukan merupakan nama asli, tetapi hanya nama panggilan di lapangan.

“Bisa jadi itu hanya nama panggilan di lapangan, kita nggak tahu. Tapi yang pasti di Bapenda Medan, tidak ada pegawai kita yang namanya Akim alias AK, baik itu nama asli maupun panggilan di kantor,” katanya.

Agha menyebut, bila oknum AK benar-benar ada, maka bisa saja oknum tersebut merupakan orang di luar struktur Bapenda Kota Medan namun beraksi dengan mengaku atau membawa-bawa nama Bapenda Medan.

“Bisa jadi oknum AK ini merupakan mantan pegawai honor di Bapenda Medan, dia sudah tahu alur kerja di Bapenda Medan. Bertindak sebagai calo, tapi di lapangan mengaku-ngaku sebagai pegawai Bapenda. Semua kemungkinan kan ada, kita nggak tahu kenyataannya bagaimana,” sebutnya.

Terlepas dari tidak adanya oknum yang dimaksud, Agha menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melindungi pegawai Bapenda Kota Medan yang terbukti melanggar aturan dengan melakukan ‘permainan’ di lapangan.

“Apalagi ini soal pajak, soal pendapatan daerah. Kita sudah komitmen, Pak Wali juga sudah menekankan hal ini kepada kami di Bapenda. Jadi kalau memang ada pegawai kita yang terbukti ‘bermain’ pasti akan kita tindak tegas,” tegasnya.

Memastikan semua berjalan sesuai SOP tanpa adanya permainan, m Agha menyebut bahwa dirinya tengah memperbaiki sistem yang ada di Bapenda Kota Medan.

“Nantinya kepada masyarakat juga akan kita sampaikan SOP di Bapenda Medan, jadi masyarakat tidak bisa dipermainkan, baik oleh pegawai Bapenda maupun oleh oknum yang mengaku-ngaku sebagai pegawai Bapenda,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Anti Korupsi Kota Medan (GPAK) Kota Medan menggelar aksi di depan kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.2, Kota Medan, Selasa (27/01/2026).

Dalam aksinya, massa meminta Sekretaris Daerah (Sekda) dan Inspektorat Kota Medan agar segera turun tangan dan melakukan penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oknum Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan berinisial AK.(Rob)