KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) memiliki data dan pemahaman paling mutakhir tentang kondisi drainase dan sungai-sungai besar di Kota Medan.
Pasalnya, tanpa data dan pemetaan yang akurat, upaya pengendalian banjir hanya akan bersifat parsial dan tidak menyentuh akar persoalan.
“Saya setuju drainase perlu dibenahi, tapi saya ingin kita bicara solusi yang paling jitu. Bukan sekadar perawatan atau pengurangan dampak, melainkan langkah yang benar-benar menyelesaikan masalah banjir,” tegasnya saat memimpin Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026 dalam rangka Peningkatan Ketangguhan Bencana, Pengendalian Banjir, dan Kesiapsiagaan Kota, Rabu (14/01/2026).
Rico menyebut, pesatnya pertumbuhan Kota Medan telah menggerus fungsi alami daerah resapan air. Banyak kawasan yang seharusnya menjadi ruang terbuka hijau, penahan banjir, dan area resapan air justru berubah menjadi permukiman dan bangunan tertutup.
“Oleh karena itu saya meminta OPD terkait berani menentukan satu strategi utama yang menjadi pegangan bersama agar arah kebijakan penanganan banjir dapat disampaikan secara jelas kepada masyarakat,” pesannya.
Politisi NasDem ini juga menekankan pentingnya pelebaran sungai sebagai solusi yang realistis dan terbukti efektif.
“Masih banyak sungai besar seperti Sungai Deli, Babura, Belawan, dan Bedera yang belum dinormalisasi selama puluhan tahun. Bahkan ada sungai yang terakhir kali dinormalisasi pada tahun 2000. Ini harus menjadi perhatian serius. Kalau kita tidak bertindak maksimal, banjir akan terus berulang,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, menyoroti keberadaan bangunan di bantaran sungai yang menjadi penghambat utama normalisasi.
“Secara aturan, sempadan sungai di kiri dan kanan badan sungai harus steril. Begitu juga dengan praktik penutupan parit oleh pedagang serta pengecoran permanen di atas saluran air, khususnya di kawasan Belawan dan Sicanang. Saya minta ini diperhatikan serius,” katanya.(Rob)













