DPRD Medan Segera Panggil Bapenda Terkait Parkir RS Pirngadi

KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Komisi 3 DPRD Kota Medan segera memanggil Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, terkait masalah sistem dan tarif parkir di RSUD Dr. Pirngadi Medan yang saat ini menjadi polemik di media sosial.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi 3, Bahrumsyah, dengan perlunya pembahasan dalam memastikan dan mengkaji lebih dalam terkait sistem dan tarif parkir yang dinilai cukup memberatkan bagi pasien maupun pengunjung dari RS tersebut.

“Parkir di RS Pirngadi Medan itu masuk ke pajak parkir, bukan retribusi. Untuk itu, saya rasa kita perlu panggil Bapenda untuk membahas masalah ini,” ucapnya, Rabu (18/06/2025).

Politisi PAN itu mengatakan, sejatinya saat ini pengelolaan rumah sakit tersebut sudah berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) penuh.

“Dengan begitu, RSUD Pirngadi berhak dalam melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dalam mengelola rumah sakit tipe B, termasuk pengelolaan parkir yang ada di sana,” ujarnya.

Menurutnya, tidak ada yang salah dengan sistem parkir yang dikelola pihak ketiga. Asal, pengelolaannya juga tidak melanggar aturan yang ada di Pemko Medan.

“Untuk itu perlu kita bahas bersama, apakah sistem parkir yang dijalankan pihak ketiga itu sudah benar atau tidak,” katanya.

Bahrum turut menyinggung masalah tarif parkir reguler atau non berlangganan (bulanan) yang diterapkan di RSUD Pirngadi. Mengingat, tarif parkir secara progresif cukup banyak dikeluhkan oleh pengunjung maupun pasien.

“Jadi nanti akan kita kita bahas bagaimana penghitungan tarif parkir progresif itu. Kita dengar memang cukup banyak yang mengeluh karena tarifnya sudah seperti parkir di mall. Sementara Pirngadi milik pemerintah,” ucapnya.

Bahrum berharap, ke depan, RS Pirngadi Medan dapat lebih maju dan progesional dalam pengelolaan, sehingga mampu bersaing dengan rumah sakit swasta di Kota Medan.

“Kita ingin yang terbaik untuk RS Pirngadi Medan. Untuk itu, kebijakan yang ada di RS tersebut harus dibuat lebih maju dan lebih banyak dikunjungi oleh pasien,” harapnya.

Lebih lanjut, Bahrum mengutarakan, selayaknya RS Pirngadi mampu menghasilkan pendapatan yang cukup besar untuk Kota Medan, disertai dengan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.(Rob)