Serap Aspirasi Masyarakat, Andreas Pandapotan Purba Beri Solusi Atas Persoalan Masyarakat

KULITINTANEWS.COM MEDAN – Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Kota Medan Andreas Pandapotan Purba S.Ak (APP) menggelar Reses ke VI masa sidang ke III Tahun 2026 di dua Kecamatan yakni Kecamatan Medan Timur dan Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (25/07/2026) siang hingga sore.

Dari lokasi pertama di Jl. Nanggarjati, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, warga banyak mengeluhkan tentang sistem kesehatan dalam prihal penggunaan BPJS, bansos dan lampu jalan. Bahkan di lokasi kedua, Jalan Pelita II, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan dan lokasi ketiga di Jalan Sidodame, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur juga banyak warga mengeluhkan persoalan yang sama.

“Saya mendapatkan kendala beberapa waktu yang lalu pak, dimana saat saya hendak berobat ke rumah sakit, diharuskan mendaftarkan antrian menggunakan aplikasi Mobile JKN, sementara saya secara pribadi tidak memiliki HP android. Saya orang susah, kalau boleh agar dibantu lah pak Andreas, agar orang-orang seperti saya ini tidak dipersulit dengan regulasi atau aturan seperti itu. Minimal, dibantu dan diberikan solusi hingga tuntas hari itu juga dan mendapatkan perawatan medis,” ungkap Uli kepada Andreas Pandapotan Purba.

Persoalan lain datang dari warga bernama Fransiska Sihotang, ia menyesalkan sikap dari pihak sekolah yang menolak menerima anaknya mendaftar jalur zonasi dengan alasan alamat rumah tidak terdeteksi google Maps.

“Beberapa tahun yang lalu, anak saya tidak diterima sekolah melalui jalur zonasi di SMPN 27 dan SMPN 37 Medan dengan alasan rumah kami Jalan Rakyat Gg. Parloteng Pasar II, tidak terdaftar dan tidak terdeteksi di google maps. Hal ini jadi menghambat anak saya menempuh pendidikan di sekolah yang ingin ia tuju. Alhasil, setiap mau berangkat sekolah sering telat dikarenakan saat pemesanan ojek online, ga terdeteksi google maps. Tolong lah saya pak Dewan, agar ke depan saat anak saya mendaftar ke jenjang yang lebih tinggi yakni SMA melalui jalur zonasi, tidak dipermasalahkan lagi terkait alamat yang tidak terdeteksi google maps,” harapnya.

Warga lain yakni Bulan, meminta kepada Andreas Pandapotan Purba, S.Ak, untuk memperbaiki jalan yang ada di lingkungan mereka yang sering dilalui.

“Tolong pak, jalan kami ini longsor dan semakin parah kerusakan nya, dikarenakan efek dari perbaikan drainase beberapa waktu lalu. Setelah rusak, tidak diperbaiki kembali. Jalannya longsor pak, sudah banyak yang celaka di jalan ini,” paparnya.

Usai menyerap aspirasi masyarakat, satu persatu persoalan warga mulai dituntaskan dibantu oleh pihak Kelurahan, Kecamatan, mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan.

“Untuk ibu Uli, nanti akan dibantu oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Medan untuk dapat menggunakan KIS nya dengan mendaftarkan antrian melalui aplikasi mobile JKN, nanti akan difasilitasi. Untuk ibu Fransiska, ada pak Plt Lurah Tegal Rejo yang akan membantu di hari senin untuk mendaftarkan lokasi alamat rumah ibu ke google,” jelasnya.

Sementara itu, untuk beberapa persoalan lain seperti perbaikan jalan, lampu jalan, ia mengarahkan agar warga melakukan dokumentasi menggunakan aplikasi GPS Map Camera.

“Kirimkan foto nya ke WA staff saya, nanti akan dibantu untuk dapat saya tindak lanjuti ke Pemko Medan khususnya OPD terkait,” tegasnya.

Kegiatan tersebut berjalan lancar, dan diakhiri dengan foto bersama dan pembagian seminar kit.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Sarpras Kecamatan Medan Perjuangan sekaligus Plt Lurah Tegal Rejo Taufik, Lurah Sidorame Timur Doni Elfriansyah, mewakili Dinas Sosial Kota Medan Mardiawati, mewakili Dinas Lingkungan Hidup Atas Ritonga, mewakili Dinas SDABMBK, Tokoh Agama Nurleli Siregar, mewakili Dinas Kesehatan Bu Sri, para kepling serta ratusan masyarakat.(Rob)