KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 H, antusiasme warga Kota Medan untuk memiliki uang tunai layak edar (uang baru) guna keperluan Idulfitri mulai meningkat.
Layanan penukaran uang terpadu yang disediakan Bank Indonesia (BI) terpantau berjalan lancar dengan sistem registrasi yang dinilai lebih efisien dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Salah seorang warga, Siti Ramadani, mengaku bersyukur bisa mengamankan kuota penukaran meski sempat terkendala masalah teknis pada identitas KTP miliknya. Ia berhasil menukarkan uang senilai Rp2.800.000 dengan berbagai pecahan kecil.
“Alhamdulillah lancar, penukarannya juga enggak nunggu lama. Tadi saya tukar Rp2,8 juta untuk pecahan Rp1.000 sampai Rp20.000. Memang daftar lewat teman kantor pakai KTP suami karena KTP saya kemarin ada kendala, yang penting dapat saja sudah syukur,” kata Siti, Rabu (25/02/2026).
Senada dengan Siti, warga lainnya bernama Nadia, mengungkapkan pengalamannya mengikuti layanan ini untuk pertama kali. Ia terkesan dengan kemudahan proses dari mulai pendaftaran hingga uang berada di tangan.
“Ini pertama kali saya ikut penukaran uang baru untuk Lebaran nanti. Tadi tukar pecahan Rp5.000 sampai Rp50.000. Prosesnya mudah dan sebentar, datang langsung registrasi dan bisa langsung tukar,” ucap Nadia dengan raut wajah puas.
Pihak Bank Indonesia sendiri menetapkan kuota penukaran sebanyak 300 orang per hari, angka yang masih sama dengan kapasitas layanan pada tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta memastikan kualitas layanan tetap prima bagi setiap nasabah.(Rob)













