Basarnas Sumut dan BPBD Langkat Bentuk Kampung Rescue di Desa Sekoci

KULITINTANEWS.COM, LANGKAT – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Sumatera Utara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat menggelar kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembentukan Kampung Rescue di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 3–5 September 2026, dan dipusatkan di Desa Sekoci. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya banjir bandang dan tanah longsor yang dapat terjadi di wilayah Kecamatan Besitang.

Sejumlah materi dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Basarnas Sumatera Utara, BPBD Kabupaten Langkat, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Masyarakat Desa Sekoci menyambut baik kegiatan tersebut. Kepala Desa Sekoci, Hidayah Gunawan, mengatakan pembentukan Kampung Rescue dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kesiapsiagaan serta langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika terjadi bencana.

“Selama tiga hari ke depan, para narasumber dari Basarnas Sumut, BMKG, dan BPBD Langkat akan memberikan pelatihan dan penjelasan. Harapannya, warga Desa Sekoci bisa mandiri saat terjadi bencana,” ujar Gunawan.

Pada hari pertama, Kamis (3/9/2026), peserta mendapatkan materi dari BPBD Kabupaten Langkat dan BMKG. Materi yang diberikan antara lain sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) penanggulangan bencana.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi rawan bencana di Desa Sekoci.

Memasuki hari kedua, Jumat (4/9/2026), peserta mendapatkan pelatihan dari instruktur Basarnas. Materi yang diberikan meliputi pengantar pertolongan pertama, teknik pemindahan korban, serta penanganan korban patah tulang.

Peserta juga mendapatkan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Selain itu, instruktur memberikan materi mengenai metode pertolongan di permukaan air.
Rangkaian kegiatan hari kedua juga diisi dengan Tactical Floor Game, gladi basah, simulasi lapangan, serta evaluasi untuk mengetahui kesiapan peserta dalam menghadapi kondisi darurat.

Sementara itu, pada hari ketiga, Sabtu (5/9/2026), kegiatan dijadwalkan ditutup dengan penandatanganan struktur kepengurusan Kampung Rescue Desa Sekoci.
Pada agenda penutupan tersebut, Basarnas bersama BPBD Kabupaten Langkat juga dijadwalkan menyerahkan peralatan SAR secara simbolis kepada pengurus Kampung Rescue Desa Sekoci.

Selain itu, kegiatan akan diisi dengan doorstop media bersama wartawan. Rangkaian kegiatan kemudian dijadwalkan diakhiri dengan simulasi penanganan banjir bandang di wilayah Desa Sekoci, Kecamatan Besitang.

Melalui pembentukan Kampung Rescue tersebut, masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam melakukan upaya penyelamatan serta penanganan awal ketika menghadapi situasi bencana.(Putra Gea)