PBI JK Sumut: Ada 302 Ribu Dinonaktifkan Per Januari 2026

KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Buntut ramainya penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) yang dilakukan Kementerian Sosial, Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) turut mengungkapkan, jumlah segmen PBI JK yang dihapuskan ataupun dinonaktifkan.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy melalui, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr Nelly Fitriani.

“Berdasarkan data dari dinas sosial 22 Januari 2026, kurang lebih ada 302.684 masyarakat yang dihapuskan ataupun dinonaktifkan PBI JK,” ujarnya, Senin (09/02/2026).

Lebih lanjut, Nelly mengatakan bahwasanya, pembiayaan segmen PBI JK masyarakat Sumut, merupakan dari anggarannya Kementerian Sosial sendiri.

Adapun data penghapusan ataupun penonaktifan sebagai berikut, Kabupaten Tapanuli Tengah 8.848, Kabupaten Tapanuli Utara 5.881, Kabupaten Tapanuli Selatan 2.694, Kabupaten Nias 5.493, Kota Gunungsitoli 4.253.

Kabupaten Langkat 31.221, Kabupaten Karo 7.614, Kabupaten Deli Serdang 23.206, Kabupaten Simalungun 24.577, Kabupaten Asahan 19.693, Kabupaten Labuhanbatu 6.777, Kabupaten Dairi 5.704, Kota Padangsidimpuan 2.002.

Kabupaten Toba 4.880, Kabupaten Mandailing Natal 10.709, Kabupaten Nias Selatan 21.014, Kabupaten Pakpak Bharat 1.166, Kabupaten Humbang Hasundutan 7.712, Kabupaten Samosir 3.757, Kota Tebing Tinggi 1.734.

Kabupaten Serdang Bedagai 11.287, Kabupaten Batu Bara 11.320, Kabupaten Padang Lawas Utara 4.175, Kabupaten Padang Lawas 4.238, Kabupaten Labuhanbatu Selatan 7.109.

Kabupaten Labuhanbatu Utara 6.676, Kabupaten Nias Utara 4.786, Kabupaten Nias Barat 2.048, Kota Medan 39.103, Kota Pematangsiantar 4.620, Kota Sibolga 1.031, Kota Tanjungbalai 2.881, Kota Binjai 4.475.(Rob)