Perjudian Game Ketangkasan di Wilkum Polres Pelabuhan Belawan Direstui, APH ‘Tutup Mata’

KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Bak mendapat restu, kegiatan perjudian dengan modus game ketangkasan mesin tembak ikan di Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan menjadi sesuatu hal yang normal.

Pasalnya, salah satu group dengan menggunakan label GBM99 dengan kegiatan perjudian game ketangkasan tersebut bagaikan virus yang menyebar begitu cepat di seluruh wilayah yang ada di Medan Utara sekitarnya. Sekitar puluhan titik, menjadi sumber roda perputaran uang sang pemilik usaha yang kerap disebut bernama ASEN dengan dibantu oleh dua orang kepercayaan nya yakni CICI dan ANTO alias RAMBO.

Meski sempat dicerca pertanyaan mengenai tindakan nyata atas kegiatan yang melanggar hukum dan menjadi atensi dari Kapolda Sumut dan Kapolri, tampak tak berlaku bagi AKBP Aditya Sembiring yang memegang tongkat komando sebagai orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan.

Diam seribu bahasa dan terkesan cuek, menjadi jurus pamungkas yang ditujukan kepada awak media. Bahkan, virus cuek diam seribu bahasa itu pun ditularkan kepada bawahannya yakni Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo S.H., M.H.

Belum selesai persoalan maraknya perjudian tembak ikan yang dikuasai oleh group GBM99, kini bisnis serupa mulai masuk dan beroperasi di Jalan Speksi, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Permainan tersebut disebut menggunakan merek Stargame.

Informasi itu disampaikan seorang pekerja penukar koin berinisial IN (23) kepada awak media. Ia menyebut meja judi tembak ikan tersebut memiliki oleh sosok penanggungjawab operasional dan pengutipan uang penghasilan oleh seorang yang akrab disapa Wakyong.

“Meja tembak ikan ini menggunakan merk Stargame, Pak. Pengusahanya Wakyong. Dia yang mengutip uang hasil penjualan setiap hari,” ujar IN.

Kembali munculnya dugaan aktivitas judi tembak ikan di Medan Marelan juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan dan penindakan aparat. Warga berhak mendapatkan kepastian bahwa praktik perjudian tidak dibiarkan berkembang di lingkungan mereka.

Selain Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya Sembiring dan Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH, MH, kinerja Kapolsek Medan Labuhan Kompol D. Raja Putra Napitupulu patutu dipertanyakan.(Red*)