KULITINTANEWS.COM, LANGKAT – Dunia pendidikan di Kabupaten Langkat kembali terlihat saat Kepala Sekolah SMPN 2 Babalan, Dra. Yanti Ustam, mengumumkan bahwa seluruh rangkaian proyek revitalisasi bangunan sekolah yang dibiayai oleh dana APBN 2026 telah selesai dikerjakan 100 persen. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung di lapangan upacara SMP Negeri 2 Babalan, Kecamatan Babalan, Senin (07/09/2026).
Di hadapan para guru dan tenaga kependidikan, ia menyampaikan rasa syukur atas rampungnya renovasi besar-besaran fasilitas fisik sekolah tersebut tepat pada waktunya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas selesainya revitalisasi ini yang sudah dinyatakan selesai oleh tim dari dinas terkait yang turun langsung ke lapangan untuk meninjau dan memastikan seluruh pengerjaan berjalan sesuai rencana. Meski fasilitas ini sudah siap digunakan, proses administrasi proyek tersebut saat ini masih berjalan menyusul. Pemerintah daerah memastikan hal ini tidak akan mengganggu pemanfaatan fasilitas oleh masyarakat. Pihak dinas pun mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran pembangunan fisik yang telah dinantikan ini.
”Acara syukuran ini kita buat karena ada suatu keberhasilan yang sudah kita capai, revitalisasi bangunan fisik SMPN 2 Babalan ini sudah selesai 100 persen dengan datang nya langsung tim dari dinas pendidikan/pengawas yang menyatakan revitalisasi sudah bisa dinyatakan selesai, namun dalam segi administrasi serah terima bangunan belum dinyatakan selesai dan masih dalam proses,” ucap Yanti.
Yanti memastikan, Kegiatan revitalisasi ini dapat diselesaikan dengan mematuhi segala ketentuan ditetapkan oleh kementrian, dan oleh perencanaan dan pengawasan, serta fasilitator.
Revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di SMPN2 Babalan, sehingga dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi siswa-siswi.
”Dengan selesainya revitalisasi ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 2 Babalan, memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Langkat,” tambahnya.
Acara diakhiri dengan pemberian santunan dana kepada 56 Siswa/ murid anak yatim piyatu.Serta berharap kepada Guru dan Siswa menjaga bangunan terlebih-lebih masalah kebersihan.(Adi)













