Perluas Dukungan untuk Ekosistem Transaksi Kampus, BTN Luncurkan 9.800 KTM Co-Branding USU

KULITINTANEWS.COM, MEDAN – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui peluncuran sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Co-Branding bersama Universitas Sumatera Utara (USU).

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi BTN dalam memperkuat bisnis transaksional sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan generasi muda.

Peluncuran KTM dilakukan dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) USU di Medan, Jum’at (14/8/2026).

Sebanyak 9.800 KTM tersebut terdiri atas sekitar 8.300 kartu bagi mahasiswa baru dari 16 fakultas dan 1.500 kartu bagi mahasiswa pascasarjana.

KTM Co-Branding USU-BTN mengintegrasikan fungsi identitas mahasiswa dengan akses layanan perbankan BTN. Melalui integrasi tersebut, mahasiswa dapat memanfaatkan KTM untuk mendukung aktivitas transaksi sehari-hari serta mengakses ekosistem digital balé by BTN.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu, yang juga merupakan alumnus USU, mengatakan kolaborasi tersebut memiliki makna tersendiri baginya. Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Nixon mengenang dirinya pernah menjalani fase yang sama sebagai mahasiswa USU. Ia berpesan agar mahasiswa bekerja keras selama masa kuliah dan kelak dapat membanggakan keluarga.

“Mulai ke depannya mahasiswa USU akan menggunakan kartu tanda mahasiswa yang sekaligus juga berfungsi sebagai ATM. Mudah-mudahan ini menjadi ATM yang dipakai oleh adik-adik dan bisa menggunakan superapps balé by BTN, sehingga nanti banyak program promo dan diskon khusus buat mahasiswa USU,” ujar Nixon di Medan, Sabtu (15/08/2026).

Kolaborasi dengan USU menjadi bagian dari strategi BTN memperluas perannya sebagai bank transaksional, melengkapi kekuatan perseroan di sektor pembiayaan perumahan.

Ekosistem perguruan tinggi menjadi salah satu segmen strategis untuk meningkatkan transaksi dan penghimpunan dana murah sekaligus memperluas basis nasabah BTN.

Bagi BTN, hubungan dengan mahasiswa juga dibangun untuk jangka panjang, mulai dari kebutuhan transaksi selama kuliah, memasuki dunia kerja dan membangun usaha, hingga pada fase berikutnya memiliki rumah pertama.

Kolaborasi dengan USU melanjutkan strategi BTN memperkuat dukungan ke ekosistem perguruan tinggi di Indonesia.

Pada Agustus 2026, BTN juga meluncurkan KTM Co-Branding bersama Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk sekitar 17.000 mahasiswa baru dan menghadirkan KTM terintegrasi bagi hampir 12.000 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Dengan tambahan sekitar 9.800 KTM USU, sekitar 38.800 KTM Co-Branding BTN diluncurkan melalui kolaborasi dengan ketiga perguruan tinggi tersebut pada Agustus 2026. Ekspansi ini sekaligus menjadi pintu masuk BTN untuk memperbesar ekosistem transaksi dan memperkenalkan layanan keuangan kepada generasi muda.

Ke depan, kolaborasi BTN dan USU akan diperluas mencakup digitalisasi layanan keuangan, literasi finansial, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, hingga layanan bagi sivitas akademika dan alumni. BTN pun menargetkan dapat menjadi strategic banking partner bagi USU.

Selain peluncuran KTM, BTN menyerahkan 10 unit Lahsamor, alat pengolah sampah organik untuk mendukung pengelolaan lingkungan di USU. Inisiatif tersebut sejalan dengan semangat BTN untuk mendukung keberlanjutan melalui perluasan peran perseroan dalam memberikan nilai tambah ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.(Red*)