KuliTinta News

My WordPress Blog

Boasa Simanjuntak Divonis 19 Bulan Penjara

KULITINTANEWS.COM, MEDAN – Terdakwa atas nama Boasa J Simanjuntak (56) alias Boasa Simanjuntak divonis 1 tahun dan 7 bulan (19 bulan) penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (05/03/2024) sore.

Boasa dinilai telah terbukti bersalah menyebarkan informasi berbau kebencian sebagaimana dakwaan kedua, yaitu pasal 45A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Adapun inti pasal tersebut, yaitu dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditunjukkan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Boasa J Simanjuntak alias Boasa Simanjuntak oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 7 bulan,” ucap Ketua Majelis Hakim, Fahren, di Ruang Sidang Cakra 3 PN Medan.

Boasa juga di hukum membayar denda sebesar Rp500 juta. Dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan.

Hal-hal yang memberatkan, terdakwa telah menimbulkan keresahan yang luas bagi masyarakat dan mengandung sentimen.

“Hal-hal yang meringankan, terdakwa ada meminta maaf kepada saksi korban Lamsiang Sitompul dan saksi korban Lamsiang Sitompul ada menerima dari terdakwa di persidangan dan terdakwa belum pernah dihukum,” lanjut Hakim Fahren.

Dipersidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Boasa Simanjuntak dengan pidana penjara selama 3 tahun dan denda sebesar Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Tentu hukuman dari Majelis Hakim lebih ringan dari permintaan JPU.

Jaksa menilai terdakwa Boasa Simanjuntak telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana, pasal 45A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE.(Red)

BERITA LAINNYA :  Pelaku Perampokan di Jalan Umum Desa Panigoran Ditangkap Polisi